Ide Project #8: Bikin Aplikasi Kasir Laundry dalam Satu Prompt
Aplikasi kasir laundry lengkap dari satu prompt: harga kiloan dan satuan, status cucian, nota dengan nomor order otomatis, aturan wajib lunas sebelum diambil, laporan harian, sampai tombol WhatsApp untuk mengabari pelanggan.

Usaha laundry punya cara kerja yang tidak cocok dengan aplikasi kasir toko biasa. Harganya ada yang per kilo, ada yang per item. Cucian tidak selesai saat itu juga, jadi pelanggan perlu nota untuk mengambilnya dua hari kemudian. Lalu ada pelanggan yang bayar di depan, ada juga yang bayar saat mengambil. Kalau semua itu masih dicatat di buku, cepat atau lambat ada cucian yang terlewat atau tagihan yang lupa ditagih.
Di seri "Ide Project" kedelapan ini, kita bikin aplikasi kasir laundry dari satu prompt. Levelnya Menengah, karena ada dua jenis harga, beberapa layanan dalam satu order, alur status cucian, dan satu aturan bisnis penting: cucian tidak boleh ditandai sudah diambil sebelum lunas. Kalau kamu belum pernah membuat project di TanpaNgoding AI, baca dulu Ide Project #1 untuk cara membuka builder dan membuat project baru.
Apa yang Bakal Kita Bangun
Hasil akhirnya adalah aplikasi "Laundry Bersih" dengan dashboard ringkasan operasional harian: jumlah order, pendapatan, total kilo, order yang belum lunas, daftar order aktif, dan jumlah cucian per status.
Step 1: Tulis Prompt Lengkapnya
Buat project baru di builder, lalu tulis prompt berikut di kolom chat. Perhatikan bahwa prompt ini menjelaskan jenis harga, isi form order, daftar status, isi nota, isi laporan, dan satu aturan bisnis. Semakin jelas aturannya ditulis, semakin kecil kemungkinan AI menebak.
"Buatkan aplikasi kasir untuk usaha laundry bernama Laundry Bersih. Butuh: daftar layanan dengan dua jenis harga, yaitu kiloan per kg (contoh Cuci Kering Setrika Rp7.000/kg, Cuci Kering Rp5.000/kg) dan satuan per item (contoh Bed Cover Rp25.000, Sepatu Rp30.000); data pelanggan berisi nama dan nomor HP; form order baru yang bisa berisi beberapa layanan sekaligus, dengan input berat untuk layanan kiloan dan jumlah untuk layanan satuan, total dihitung otomatis; pilihan pembayaran lunas di awal atau bayar saat ambil; status cucian (Diterima, Dicuci, Disetrika, Siap Diambil, Sudah Diambil) yang bisa diubah dari daftar order; nota order dengan nomor order otomatis dan estimasi selesai 2 hari yang bisa dicetak; serta laporan harian berisi jumlah order, total kilo, dan pendapatan hari ini. Kalau order belum lunas, status Sudah Diambil tidak boleh dipilih sebelum pembayaran dicatat."
Step 2: Biarkan AI Membangun dan Mengujinya
Setelah prompt dikirim, AI menyiapkan database, membuat tabel layanan, pelanggan, dan order, lalu menyusun halaman-halamannya. Prosesnya sekitar lima menit. Yang menarik, AI tidak berhenti di membuat halaman. Ia juga menguji alur order lewat HTTP, termasuk memastikan aturan "belum lunas tidak boleh Sudah Diambil" ditolak oleh server, bukan hanya disembunyikan di tampilan.
Di akhir, AI merangkum fitur yang dibuat beserta akun login untuk mencoba aplikasinya.
Step 3: Catat Order Baru
Buka menu Order, lalu klik Order Baru. Di sini satu order bisa berisi beberapa layanan sekaligus. Contohnya, Ibu Sari membawa 3,5 kg pakaian untuk Cuci Kering Setrika dan satu Bed Cover. Pelanggan baru bisa langsung ditambahkan dari form ini tanpa pindah halaman: isi nama dan nomor HP, lalu pelanggan tersebut otomatis terpilih.
Ringkasan di sisi kanan langsung menghitung total berat dan total bayar: 3,5 kg kali Rp7.000 ditambah Rp25.000, jadi Rp49.500. Estimasi selesai juga terisi otomatis dua hari dari sekarang. Untuk contoh ini kita pilih "Bayar saat ambil".
Step 4: Cetak Nota
Klik "Simpan & Cetak Nota". Aplikasi membuat nomor order otomatis dengan format LB-tanggal-urutan, lalu menampilkan nota yang siap dicetak. Nota berisi rincian layanan, total berat, total bayar, status pembayaran, dan catatan khusus dari pelanggan.
Step 5: Pantau Status dan Pembayaran
Semua order masuk ke halaman Daftar Order. Dari sini kamu bisa mengubah status cucian lewat dropdown, dari Diterima sampai Siap Diambil. Selama order masih berstatus Belum Lunas, pilihan "Sudah Diambil" di dropdown tidak bisa dipilih dan diberi keterangan "lunas dulu".
Saat pelanggan datang dan membayar, klik "Catat Lunas". Setelah itu status bisa diubah ke Sudah Diambil, dan aplikasi menampilkan konfirmasi bahwa status berhasil diubah.
Catatan: aturan ini juga dicek di sisi server. Jadi walaupun seseorang mencoba mengakali tampilan, order yang belum lunas tetap tidak bisa ditandai sudah diambil.
Step 6: Cek Laporan Harian
Menu Laporan Harian merangkum jumlah order, total kilo, pendapatan dari order yang sudah lunas, dan sisa tagihan yang belum lunas. Ada juga rincian per layanan, sehingga kamu tahu layanan mana yang paling banyak dipakai hari itu. Tanggal laporan bisa diganti untuk melihat hari sebelumnya.
Pengembangan Lanjutan: Rapikan Detail dan Kabari Pelanggan lewat WhatsApp
Setelah mencoba aplikasinya, kami menemukan dua hal kecil yang perlu dirapikan. Jumlah order per status tampil dengan desimal (misalnya "Diterima (2.00)"), dan kolom No. HP untuk pelanggan baru sedikit terpotong di tepi kartu. Sekalian, kami minta satu fitur yang sangat berguna untuk laundry: tombol WhatsApp untuk mengabari pelanggan bahwa cuciannya sudah siap. Semuanya diminta dalam satu prompt lanjutan:
"Ada dua perbaikan dan satu fitur tambahan. Pertama, jumlah order per status di dashboard dan di filter Daftar Order tampil desimal seperti 2.00, ubah jadi bilangan bulat. Kedua, di form Order Baru input No. HP untuk pelanggan baru terpotong di tepi kartu, rapikan supaya kolom Nama dan No. HP muat. Ketiga, tambahkan tombol WhatsApp di daftar order untuk order berstatus Siap Diambil, yang membuka wa.me ke nomor pelanggan dengan pesan berisi nomor order, total, dan sisa tagihan kalau belum lunas."
AI memeriksa dulu bahwa kedua masalah memang ada, lalu memperbaikinya dan menambahkan tombol WhatsApp. Di akhir, ia merangkum apa saja yang diubah.
Sekarang order berstatus Siap Diambil punya ikon WhatsApp berwarna hijau di kolom Aksi. Saat diklik, WhatsApp terbuka ke nomor pelanggan dengan pesan yang sudah terisi: nomor order, total, dan sisa tagihan kalau belum lunas. Nomor HP yang diawali 08 otomatis diubah ke format 628, jadi tidak perlu diketik ulang.
Kolom Nama dan No. HP di form order juga sudah muat dengan rapi, lengkap dengan tombol tambah di sebelahnya.
Dari satu prompt awal dan satu prompt lanjutan, usaha laundry sudah punya aplikasi kasir yang mengikuti cara kerjanya sendiri: harga kiloan dan satuan, nota bernomor, status cucian, aturan lunas sebelum diambil, laporan harian, dan pesan WhatsApp ke pelanggan. Kalau usahamu bukan laundry, lihat contoh prompt untuk jenis usaha lain di halaman Buat Aplikasi Kasir dengan AI, atau kumpulan prompt di Ide Project #5.
Di seri berikutnya, kita lanjut ke usaha dengan alur yang berbeda lagi: kasir kafe dengan pesanan per meja dan tampilan pesanan untuk dapur.
Artikel Terkait

Contoh Prompt Aplikasi Kasir (POS) Siap Salin: Ide Project #5
Prompt lengkap untuk membuat aplikasi kasir (POS) dengan AI, siap disalin: daftar produk dan stok, keranjang, diskon otomatis, validasi pembayaran, kembalian, dan riwayat transaksi. Plus variasi prompt untuk kafe, toko kelontong, dan percetakan.

Ide Project #6: Bikin Aplikasi Manajemen Stok Gudang dalam Satu Prompt
Lanjutan seri "Ide Project", naik ke level Menengah-Berat: aplikasi manajemen stok gudang lengkap dengan data barang, pencatatan stok masuk-keluar otomatis, validasi anti-minus, dan dashboard alert stok menipis, semuanya dari satu prompt.

Chat dengan AI Makin Panjang, Hasilnya Makin Melenceng: Kapan Sebaiknya Kamu Mulai Sesi Baru
Riset Microsoft dan Salesforce terhadap lebih dari 200.000 simulasi percakapan menemukan performa AI turun rata-rata 39 persen saat instruksi diberikan sedikit demi sedikit dalam satu chat panjang. Kabar baiknya, solusinya sederhana: tahu kapan harus berhenti menambal dan mulai sesi baru.

Prompt yang Bagus Itu Bukan yang Paling Panjang: Tiga Hal yang Terbukti Bikin AI Paham Maksud Kamu
Riset terhadap 265 percakapan developer dengan ChatGPT menemukan bahwa panjang prompt bukan penentu hasil. Yang menentukan adalah seberapa jelas tujuannya, seberapa lengkap konteksnya, dan apakah kamu memberi tahu AI cara mengecek hasilnya sudah benar.

TanpaNgoding AI v2 Resmi Rilis: Bikin Aplikasi Lebih Hemat Token dan Bebas Pilih Teknologi
TanpaNgoding AI v2 bikin proses membuat aplikasi jadi lebih pintar, lebih hemat saldo token, dan nggak lagi terpaku ke satu jenis teknologi. Aplikasi yang sudah online juga lebih aman dari gangguan saat kamu sedang mencoba perubahan baru.

Riset ICSE 2026: Muncul Kelas Baru Pembuat Aplikasi yang Bisa Bikin tapi Tidak Bisa Memperbaiki
Sebuah riset yang dipresentasikan di konferensi rekayasa perangkat lunak ICSE 2026 memberi nama untuk fenomena yang selama ini cuma jadi bahan candaan: vulnerable developer class, orang yang sanggup menghasilkan software yang jalan tapi tidak bisa men-debug atau mengamankannya. Amazon sudah lebih dulu merasakan akibatnya, dan solusi yang mereka pilih bukan berhenti memakai AI.