July 31, 2026visibility 44

Tutorial: Kirim Screenshot ke Chat Buat Kasih Konteks ke AI

Punya referensi desain atau screenshot website yang kamu suka? Lampirkan langsung ke chat builder TanpaNgoding AI biar AI bisa "lihat" dan bikin halaman yang mirip — asal pakai model AI dengan kemampuan vision.

Tutorial: Kirim Screenshot ke Chat Buat Kasih Konteks ke AI

Kadang kata-kata aja nggak cukup buat jelasin desain yang kamu mau. Daripada capek-capek deskripsiin "warna gradient ungu-pink, tombol biru di kiri, ada badge testimoni" — tinggal screenshot referensinya, lampirkan ke chat, dan biarkan AI "lihat" sendiri. Builder TanpaNgoding AI punya fitur attachment buat kebutuhan ini, baik lampirkan file dokumen maupun gambar.

Sebelum lanjut, pastikan kamu sudah tahu cara bikin project baru dan kirim prompt pertama — baca dulu Tutorial: Bikin Aplikasi Toko Kue Online dari Nol kalau belum. Di sini kita fokus langsung ke fitur lampiran gambarnya.

Video Tutorial

1. Buka Chat dan Cari Tombol "Lampirkan"

Di panel chat sebelah kiri builder, ada dua opsi lampiran di bawah kotak input: Lampirkan (untuk file umum) dan Media (khusus gambar). Arahkan kursor ke ikon paperclip dan tooltip "Lampirkan file" akan muncul.

Tombol Lampirkan file di chat builder TanpaNgoding AI

2. Penting: Ganti ke Model AI yang Punya Vision

Ini bagian yang sering kelewat — nggak semua model AI di builder bisa "melihat" gambar. Kalau kamu lampirkan screenshot tapi model yang dipakai nggak support vision, AI akan balas "tidak bisa melihat isi screenshot" dan minta kamu jelaskan secara teks. Klik selector model di pojok kiri bawah composer, lalu pilih model yang ada ikon mata (👁) di sampingnya — misalnya Kimi k2.7, Gemma 4, GLM 5.2, atau Qwen 3.5. Detail soal ikon vision ini juga dibahas di Tutorial: Ganti Model AI di Builder.

Daftar model AI dengan ikon vision di builder TanpaNgoding AI

3. Siapkan Screenshot Referensi yang Relevan

Satu hal yang perlu diperhatikan: pastikan screenshot yang kamu lampirkan benar-benar berisi desain yang mau ditiru — bukan sembarang gambar. Kalau kamu screenshot halaman kosong atau UI yang nggak relevan, AI bisa salah tangkap maksudmu dan malah mereplikasi elemen yang nggak diinginkan. Contoh di bawah ini screenshot landing page produk SaaS asli sebagai referensi gaya visual (hero besar, gradient warna, badge testimoni).

Contoh screenshot landing page sebagai referensi desain

4. Lampirkan Gambar dan Tulis Instruksi

Klik Media, pilih file gambar dari komputer, dan thumbnail-nya akan muncul di atas kotak input. Lengkapi dengan instruksi teks singkat — misalnya "Buatkan landing page produk SaaS yang gayanya mirip screenshot ini" — lalu kirim.

Thumbnail gambar terlampir di kotak chat sebelum dikirim

5. AI Membaca Gambar dan Membangun Halamannya

Dengan model vision aktif, AI akan mengonfirmasi pemahamannya ("Saya akan membuat landing page SaaS bergaya Stripe seperti pada screenshot") lalu mulai membangun halaman — lengkap dengan struktur hero, warna, dan elemen visual yang meniru gaya referensi.

Hasil landing page yang dibuat AI berdasarkan screenshot referensi

Tips Biar Hasilnya Maksimal

  • Pakai screenshot yang jelas dan fokus — bukan campuran banyak halaman sekaligus.
  • Tetap kasih instruksi teks, jangan cuma kirim gambar tanpa konteks. Sebutkan bagian mana yang mau ditiru (warna, layout, tipografi, dsb).
  • Kalau AI bilang tidak bisa melihat gambar, cek dulu model yang dipakai — ganti ke yang ada ikon mata (vision).

Artikel Terkait

Tutorial: Bikin Aplikasi Toko Kue Online dari Nol Pakai TanpaNgoding AI

Tutorial: Bikin Aplikasi Toko Kue Online dari Nol Pakai TanpaNgoding AI

Panduan step-by-step bikin aplikasi toko kue online sederhana — dari buka builder, kirim prompt, sampai preview jadi — tanpa nulis kode sama sekali.

Tutorial: Ganti Model AI di Builder - Kapan Perlu Model dengan Vision?

Tutorial: Ganti Model AI di Builder - Kapan Perlu Model dengan Vision?

Builder TanpaNgoding AI punya beberapa pilihan model AI (Kimi, Gemma, GLM, Qwen, dll) yang bisa kamu ganti kapan saja. Kenali ikon mata "vision" di selector model dan kapan kamu benar-benar butuh model dengan kemampuan itu.

Riset ICSE 2026: Muncul Kelas Baru Pembuat Aplikasi yang Bisa Bikin tapi Tidak Bisa Memperbaiki

Riset ICSE 2026: Muncul Kelas Baru Pembuat Aplikasi yang Bisa Bikin tapi Tidak Bisa Memperbaiki

Sebuah riset yang dipresentasikan di konferensi rekayasa perangkat lunak ICSE 2026 memberi nama untuk fenomena yang selama ini cuma jadi bahan candaan: vulnerable developer class, orang yang sanggup menghasilkan software yang jalan tapi tidak bisa men-debug atau mengamankannya. Amazon sudah lebih dulu merasakan akibatnya, dan solusi yang mereka pilih bukan berhenti memakai AI.

Empat Model AI Besar Rilis dalam Satu Minggu, dan Kenapa Kamu Tidak Perlu Ikut Pusing

Empat Model AI Besar Rilis dalam Satu Minggu, dan Kenapa Kamu Tidak Perlu Ikut Pusing

Anthropic, Meta, Google, dan OpenAI sama-sama merilis model baru dalam satu minggu awal September. CNBC menyebut pembeli di perusahaan sudah terlalu lelah untuk membandingkannya, dan tiga tabel benchmark yang terbit di minggu yang sama masing-masing menempatkan vendornya sendiri di posisi teratas.

Enam Jam dari Prompt ke Serangan: Laporan Google soal Peretas yang Menyerahkan Pekerjaan ke AI Agent

Enam Jam dari Prompt ke Serangan: Laporan Google soal Peretas yang Menyerahkan Pekerjaan ke AI Agent

Google Threat Intelligence Group melaporkan satu kelompok peretas berhasil merancang, membangun, dan menjalankan kampanye pencurian kredensial berskala besar dalam waktu kurang dari enam jam, cukup bermodal chatbot AI dan satu set instruksi. Pertahanan lama yang mengandalkan lambatnya penyerang jadi tidak relevan.

Google Tidak Menghukum Website Buatan AI, tapi Satu Hal Teknis Ini Bikin Halaman Kamu Hilang dari Pencarian

Google Tidak Menghukum Website Buatan AI, tapi Satu Hal Teknis Ini Bikin Halaman Kamu Hilang dari Pencarian

Riset Ahrefs terhadap 600.000 halaman menemukan 86,5 persen halaman peringkat teratas Google mengandung konten hasil AI, dengan korelasi nyaris nol antara pemakaian AI dan posisi ranking. Yang justru menenggelamkan website buatan AI bukan soal siapa yang menulis, melainkan cara halamannya dirender.

Mau bikin aplikasi seperti ini?

Ceritakan kebutuhanmu satu prompt — AI TanpaNgoding membangun aplikasi web lengkap dengan admin panel, database, dan siap publish.

Mulai Bikin Gratis arrow_forward