Tutorial: Ganti Model AI di Builder - Kapan Perlu Model dengan Vision?
Builder TanpaNgoding AI punya beberapa pilihan model AI (Kimi, Gemma, GLM, Qwen, dll) yang bisa kamu ganti kapan saja. Kenali ikon mata "vision" di selector model dan kapan kamu benar-benar butuh model dengan kemampuan itu.

Kenapa Perlu Ganti Model AI?
Builder TanpaNgoding AI tidak cuma pakai satu model AI. Di kolom chat, ada selector model di pojok kiri bawah yang bisa kamu klik kapan saja untuk ganti "otak" yang mengerjakan permintaanmu. Tiap model punya karakter beda — ada yang lebih cepat, ada yang lebih detail, dan ada yang punya kemampuan tambahan bernama vision (bisa "melihat" gambar/screenshot yang kamu lampirkan di chat).
Sebelum lanjut, pastikan kamu sudah tahu cara bikin project baru dan kirim prompt pertama — baca dulu Tutorial: Bikin Aplikasi Toko Kue Online dari Nol Pakai TanpaNgoding AI kalau belum. Kalau kamu sering pakai tool Annotate untuk kasih feedback visual ke AI, artikel ini penting karena fitur itu butuh model dengan vision supaya AI benar-benar "mengerti" coretan/screenshot yang kamu kirim.
Video Tutorial
1. Buka Selector Model di Kolom Chat
Di project manapun, lihat pojok kiri bawah kolom chat — ada tombol kecil menampilkan nama model yang sedang aktif (default biasanya DeepSeek v4 flash). Klik tombol itu untuk membuka daftar model yang tersedia.
2. Kenali Ikon Mata (Vision)
Perhatikan beberapa nama model punya ikon mata kecil warna teal di sampingnya (Kimi k2.7, Gemma 4, Qwen 3.5), sementara yang lain tidak (GLM 5.2). Ikon itu artinya model tersebut punya kemampuan vision — bisa membaca gambar yang kamu lampirkan atau screenshot dari tool Annotate. Model tanpa ikon mata cuma bisa memproses teks, jadi kalau kamu kirim gambar ke model non-vision, gambar itu akan diabaikan.
3. Pilih Model yang Sesuai
Untuk demo ini kita pilih Kimi k2.7 — selain punya vision, model ini juga tergolong cepat untuk build fitur baru. Klik nama model di daftar untuk langsung mengaktifkannya, tidak perlu refresh atau buat sesi baru.
4. Kirim Prompt Seperti Biasa
Setelah model dipilih, kirim prompt seperti biasa. Model yang aktif akan otomatis dipakai untuk seluruh proses build sampai kamu ganti lagi.
5. Hasil Build
Dalam beberapa menit, AI selesai membangun landing page toko oleh-oleh khas Bali lengkap dengan hero section dan daftar produk unggulan — semua dikerjakan model yang baru saja kita pilih.
Kapan Wajib Pakai Model Vision?
- Saat pakai tool Annotate (coret preview untuk kasih feedback ke AI)
- Saat melampirkan screenshot/gambar referensi desain lewat tombol Lampirkan
- Saat pakai Select Element pada elemen yang butuh konteks visual kompleks
Kalau kamu cuma mengetik instruksi teks biasa tanpa gambar, model non-vision seperti GLM 5.2 tetap bisa dipakai dan kadang lebih cepat. Jadi pilih model sesuai kebutuhan — bukan selalu yang paling canggih, tapi yang paling pas untuk tugas yang sedang kamu kerjakan.
Artikel Terkait

Mode Plan vs Build di AI Builder: Kapan Pakai yang Mana?
Mode Plan bikin AI menyusun rencana dulu dan menunggu persetujuanmu, mode Build langsung mengeksekusi. Ini kapan pakai yang mana, plus cara review rencana AI sebelum aplikasimu dibangun.

Tutorial: Bikin Aplikasi Toko Kue Online dari Nol Pakai TanpaNgoding AI
Panduan step-by-step bikin aplikasi toko kue online sederhana — dari buka builder, kirim prompt, sampai preview jadi — tanpa nulis kode sama sekali.

Model LLM GLM-5.2 Tersedia di CRUDBooster: Peningkatan Performa Menyaingi Claude Opus 4.8
CRUDBooster resmi menghadirkan model LLM GLM-5.2 dengan performa yang luar biasa, siap menyaingi kemampuan Claude Opus 4.8 dalam berbagai tugas AI.

Cara Mencegah Transaksi Ganda di Aplikasi Buatan AI
Tombol Simpan sudah dinonaktifkan, tetapi transaksi masih bisa tercatat dua kali. Pahami penyebabnya, lalu gunakan contoh prompt dan skenario uji untuk memeriksa perlindungan di server.

Ide Project #9: Bikin Aplikasi Manajemen Kost dalam Satu Prompt
Aplikasi manajemen kost lengkap dari satu prompt: status kamar yang sinkron dengan penghuni, tagihan bulanan yang aman dari dobel, denda keterlambatan otomatis, kwitansi siap cetak, laporan bulanan, sampai pengingat WhatsApp untuk penghuni yang telat bayar.

Fitur Baru Periksa Keamanan: Audit Celah Aplikasi Buatan AI dengan Satu Klik
Riset Veracode menemukan sekitar 44 persen tugas penulisan kode oleh AI memunculkan celah keamanan. Lewat fitur baru Periksa Keamanan, kamu bisa meminta agent TanpaNgoding AI memeriksa seluruh kode project, lalu menerima laporan yang diurutkan dari P0 sampai P3 lengkap dengan saran perbaikannya.