Langsung ke konten
Berita & Update
August 5, 2026 96

Tutorial: Hubungkan Project ke GitHub - Auto Push vs Manual

Mau backup kode project kamu ke GitHub atau kerja bareng tim pakai Git? Builder TanpaNgoding AI punya integrasi GitHub built-in — connect akun, pilih atau buat repo baru, dan atur mode sync sesuai kebutuhan.

Tutorial: Hubungkan Project ke GitHub - Auto Push vs Manual

Kode project kamu di TanpaNgoding AI otomatis tersimpan di server, tapi kadang kamu butuh lebih — backup ke GitHub, kerja bareng tim pakai pull request, atau sekadar punya riwayat commit yang rapi. Builder punya integrasi GitHub built-in buat itu, terpisah dari fitur Publish (Publish cuma deploy domain, gak sentuh GitHub).

Kalau kamu belum tau cara download source code project jadi ZIP (alternatif backup manual), baca dulu Tutorial: Download Source Code Project Jadi ZIP.

1. Hubungkan Akun GitHub

Klik ikon GitHub di header builder (di samping tombol Bagikan) buat buka modal Hubungkan Github. Kalau akun GitHub kamu sudah terhubung, modal langsung menampilkan profil (username + nama), lengkap dengan tombol Profil (buka profil GitHub) dan Putuskan (disconnect akun). Kalau belum terhubung, modal ini yang bakal minta kamu login OAuth GitHub dulu.

Modal Hubungkan Github menampilkan akun GitHub yang sudah terhubung

2. Pilih Repository atau Buat Repo Baru

Setelah akun terhubung, pilih repository yang mau di-link ke project ini lewat dropdown Pilih repository (plus pilih branch-nya), atau klik Buat Repo Baru kalau belum punya repo yang cocok. Di bagian bawahnya ada toggle Mode Sinkron — dua pilihan: Auto Push (push otomatis tiap kali build AI berhasil) atau Manual (push cuma pas kamu klik Push Now sendiri, ini defaultnya).

Dropdown pilih repository dan toggle Mode Sinkron Auto Push vs Manual

3. Buat Repository Baru Langsung dari Builder

Klik Buat Repo Baru buat buka form singkat: nama repository, deskripsi opsional, dan checkbox Private repository (dicentang default). Gak perlu keluar dari builder atau buka GitHub.com sama sekali.

Form Create New Repository dengan field nama, deskripsi, dan private repository

4. Push Manual Kapan Aja Lewat Push Now

Kalau pilih mode Manual (default), perubahan kode gak otomatis ke-push. Klik tombol Push Sekarang di modal yang sama tiap kali kamu mau sync manual — repository dan branch yang aktif kelihatan di panel Repo Terpilih di sisi kanan modal.

Tombol Push Sekarang dan panel Repo Terpilih menampilkan repository dan branch aktif

Auto Push vs Manual, Pilih yang Mana?

  • Auto Push cocok kalau kamu mau riwayat commit otomatis tiap AI selesai build — praktis buat solo project yang mau selalu ke-backup. Catatan: push ini best-effort, artinya kalau push gagal karena masalah jaringan/permission, chat kamu tetap sukses (gak ada error yang muncul), cuma log backend yang mencatat kegagalannya.
  • Manual cocok kalau kamu mau kontrol penuh kapan kode di-push — misalnya biar histori commit lebih rapi (satu commit per milestone, bukan per build) atau kalau kamu kerja bareng tim dan gak mau spam commit ke branch bersama.

Integrasi ini terpisah total dari Publish — connect GitHub gak bikin project otomatis ke-deploy, dan sebaliknya Publish gak butuh GitHub terhubung sama sekali.

Artikel Terkait

Mau bikin aplikasi seperti ini?

Ceritakan kebutuhanmu satu prompt — AI TanpaNgoding membangun aplikasi web lengkap dengan admin panel, database, dan siap publish.