Tutorial: Kelola Project - Rename, Cek Kuota, dan Hapus dengan Aman
Ganti nama project, pantau sisa penyimpanan dan pemakaian AI, sampai hapus project yang sudah tidak dipakai — semua bisa diatur dari satu menu dropdown di builder TanpaNgoding AI.

Makin lama pakai TanpaNgoding AI, biasanya project makin numpuk — ada yang cuma iseng coba-coba, ada yang beneran mau lanjut dikembangkan. Supaya nggak berantakan, TanpaNgoding AI kasih satu menu dropdown khusus buat kelola identitas, kuota, sampai hapus project.
Sebelum lanjut, pastikan kamu sudah tahu cara bikin project baru dan kirim prompt pertama — baca dulu Tutorial: Bikin Aplikasi Toko Kue Online dari Nol Pakai TanpaNgoding AI kalau belum.
1. Buka Menu Project
Di pojok kiri atas builder, klik nama project kamu (ada ikon panah kecil di sampingnya). Dropdown ini langsung nunjukin beberapa hal penting: Domain Setting, Analytic, sisa penyimpanan, pemakaian AI, dan tombol Hapus Project di paling bawah.
2. Ganti Nama & Deskripsi Project
Klik nama project di bagian paling atas dropdown, dan modal Project Identity akan terbuka. Di sini kamu bisa ubah Title project dan tambahkan Description singkat — berguna kalau project ini nanti mau dijadikan showcase atau biar gampang dikenali di daftar Recent Projects. Ada juga ikon sparkle di samping field title buat generate judul otomatis pakai AI.
3. Cek Sisa Penyimpanan & Pemakaian AI
Masih di dropdown yang sama, ada dua indikator penting: Sisa Penyimpanan (kapasitas file project, misalnya 112 MB dari 1.0 GB) dan Pemakaian AI (persentase kuota token AI yang sudah kepakai). Kalau progress bar Pemakaian AI sudah mendekati 100%, ini tanda kamu perlu upgrade paket atau tunggu reset kuota.
4. Hapus Project dengan Aman
Kalau project sudah nggak dipakai, klik Hapus Project (warna merah, paling bawah dropdown). TanpaNgoding AI nggak langsung menghapus begitu saja — bakal muncul dialog konfirmasi yang minta kamu ketik ulang Project ID sebelum tombol "Permanently Delete" aktif. Ini sengaja dibikin ribet biar nggak ada yang kehapus karena salah klik, soalnya aksi ini permanen dan menghapus semua file, database, serta riwayat chat project tersebut.
Kapan Perlu Kelola Project?
Cek kuota secara berkala biar nggak kaget pas lagi asik build tiba-tiba Pemakaian AI penuh. Rename project begitu tahu arah project mau dibawa ke mana biar gampang dicari di daftar Recent Projects. Dan hapus project lama yang cuma eksperimen supaya penyimpanan akun kamu nggak penuh sama project yang sudah nggak relevan.
Artikel Terkait

Tutorial: Bikin Aplikasi Toko Kue Online dari Nol Pakai TanpaNgoding AI
Panduan step-by-step bikin aplikasi toko kue online sederhana — dari buka builder, kirim prompt, sampai preview jadi — tanpa nulis kode sama sekali.

Tutorial: Publish Project Kamu Biar Bisa Diakses Publik
Cara publish project TanpaNgoding AI ke subdomain gratis .builtwithcb.com, dari setting domain sampai project live dan bisa diakses siapa saja.

Chat dengan AI Makin Panjang, Hasilnya Makin Melenceng: Kapan Sebaiknya Kamu Mulai Sesi Baru
Riset Microsoft dan Salesforce terhadap lebih dari 200.000 simulasi percakapan menemukan performa AI turun rata-rata 39 persen saat instruksi diberikan sedikit demi sedikit dalam satu chat panjang. Kabar baiknya, solusinya sederhana: tahu kapan harus berhenti menambal dan mulai sesi baru.

Prompt yang Bagus Itu Bukan yang Paling Panjang: Tiga Hal yang Terbukti Bikin AI Paham Maksud Kamu
Riset terhadap 265 percakapan developer dengan ChatGPT menemukan bahwa panjang prompt bukan penentu hasil. Yang menentukan adalah seberapa jelas tujuannya, seberapa lengkap konteksnya, dan apakah kamu memberi tahu AI cara mengecek hasilnya sudah benar.

TanpaNgoding AI v2 Resmi Rilis: Bikin Aplikasi Lebih Hemat Token dan Bebas Pilih Teknologi
TanpaNgoding AI v2 bikin proses membuat aplikasi jadi lebih pintar, lebih hemat saldo token, dan nggak lagi terpaku ke satu jenis teknologi. Aplikasi yang sudah online juga lebih aman dari gangguan saat kamu sedang mencoba perubahan baru.

Riset ICSE 2026: Muncul Kelas Baru Pembuat Aplikasi yang Bisa Bikin tapi Tidak Bisa Memperbaiki
Sebuah riset yang dipresentasikan di konferensi rekayasa perangkat lunak ICSE 2026 memberi nama untuk fenomena yang selama ini cuma jadi bahan candaan: vulnerable developer class, orang yang sanggup menghasilkan software yang jalan tapi tidak bisa men-debug atau mengamankannya. Amazon sudah lebih dulu merasakan akibatnya, dan solusi yang mereka pilih bukan berhenti memakai AI.